Kenali Mitos Seputar Hepatitis C yang Perlu Diketahui Kebenarannya oleh - tipssehatkonidin.online

Halo sahabat selamat datang di website tipssehatkonidin.online, pada kesempatan hari ini kita akan membahas seputar Kenali Mitos Seputar Hepatitis C yang Perlu Diketahui Kebenarannya oleh - tipssehatkonidin.online, kami sudah mempersiapkan artikel tersebut dengan informatif dan akurat, silahkan membaca

Hepatitis C merupakan penyakit dapat menyebabkan kerusakan yang parah pada hati hingga berisiko terhadap kanker hati jika tidak diobati. Sayangnya, banyak orang yang bingung terhadap penyakit ini, seperti siapa saja yang berisiko dan cara mengobatinya. Tidak heran jika banyak mitos hepatitis C menyebar. 

Mitos hepatitis C yang perlu diketahui kebenarannya

Vaksin hepatitis C

Terlepas dari kemajuan teknologi yang memudahkan masyarakat untuk mencari kebenaran dari sebuah desas-desus, mitos masih kerap dipercaya. Terlebih lagi, tidak sedikit dari mereka yang percaya mitos yang belum dapat dipastikan kebenarannya, termasuk soal penyakit. 

Salah satu mitos yang cukup populer adalah mengenai penyakit hepatitis C. Apabila mempercayai informasi yang salah tentu dapat membuat orang salah paham dan mencegah mereka mendapatkan pemeriksaan lebih lanjut. 

Berikut ini beberapa mitos seputar hepatitis C yang perlu Anda ketahui agar tidak keliru menangkap sebuah informasi. 

1. Dapat mengetahui hepatitis C dengan mudah

Salah satu mitos hepatitis C yang sering dipercaya adalah penyakit ini mudah dikenali. Faktanya tidak demikian.

Menurut Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Amerika (CDC), hanya ada sekitar 20â€"30% pasien hepatitis C yang memperlihatkan tanda dan gejala segera setelah terinfeksi. Namun, gejala tersebut juga sangat mungkin kurang spesifik, seperti demam, muntah, dan rasa lelah. 

Umumnya, virus hepatitis C justru baru disadari setelah mengalaminya setelah bertahun-tahun. Beberapa dari mereka juga dapat mengidentifikasi penyakit ini lewat tes serologis tertentu atau telah mengalami komplikasi kesehatan yang serius, seperti sirosis. 

Maka dari itu, infeksi virus hepatitis C tidak dapat dikenali dengan mudah, sehingga diperlukan pemeriksaan lebih lanjut untuk memastikan, apakah terinfeksi atau tidak.

Apa Itu Tes Viral Load Hepatitis? Siapa yang Perlu Melakukannya?

2. Sembuh tanpa pengobatan

Obat hepatitis B kronis

Selain lebih mudah dikenali, mitos hepatitis C lainnya adalah orang percaya bahwa penyakit ini bisa sembuh dengan sendirinya, alias tanpa perlu diobati. Pada kenyataannya, mereka yang tidak mengobatinya dengan benar justru berisiko mengalami komplikasi dari hepatitis C. 

Beberapa dari Anda mungkin pernah mendengar bahwa hepatitis C dapat hilang dengan sendirinya. Sebenarnya, sama seperti HPV, hepatitis C akut dapat sembuh dengan sendirinya jika dikenali sejak dini. 

Walaupun demikian, kemungkinan besar virus akan bertahan di tubuh lebih dari enam bulang dan dianggap sebagai infeksi hepatitis C kronis. Maka itu, ketika Anda menderita hepatitis C sebaiknya mendapatkan pengobatan agar tidak berisiko terkena komplikasi. 

3. Vaksin untuk hepatitis C sudah tersedia

Vaksin mRNA adalah

Mitos hepatitis C lainnya yang perlu dipatahkan adalah ketersediaan vaksin untuk mencegah penyakit ini. Sebenarnya sampai saat ini belum ada vaksin hepatitis C yang tersedia. 

Sejak 25 tahun yang lalu, peneliti sudah mengembangkan vaksin mencegah hepatitis C dan mengujicobakannya ke hewan. Beberapa dari vaksin yang dikembangkan ini, terutama selama beberapa tahun belakangan, sedang menjalani pengujian terbatas pada manusia. 

Namun, perlu diingat bahwa sampai saat ini belum ditemukan vaksin untuk hepatitis C karena masih dalam proses penelitian. Hal ini dikarenakan virus hepatitis C lebih bervariasi dibandingkan virus penyebab hepatitis A dan B.

Virus hepatitis C terjadi setidaknya dalam enam bentuk yang berbeda secara genetis dengan banyak subtipe. Sejauh ini sekitar 50 subtipe hepatitis C telah dikenali. Kondisi ini juga yang membuat infeksi hepatitis C terjadi di berbagai belahan dunia dengan variasi yang berbeda-beda. 

Maka dari itu, peneliti sedang berusaha menciptakan vaksin global yang dapat melindungi tubuh dari semua jenis virus tersebut. 

4. Menular lewat kontak biasa

Selain aktivitas seksual, mitos penularan virus hepatitis C juga disebut dapat menular lewat kontak biasa. Sebagian orang percaya bahwa mereka bisa terinfeksi virus jika berjabat tangan, memeluk, hingga berbagi makanan dengan pasien hepatitis C. 

Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya bahwa penularan HCV hanya dapat terjadi lewat darah. Sebagai contoh, orang-orang kemungkinan besar akan terkena hepatitis C ketika berbagi jarum atau peralatan injeksi lainnya. 

Apabila Anda hidup dengan pasien hepatitis C, tidak perlu khawatir karena risiko virus menyebar di dalam perabotan rumah tangga cukup kecil. Namun, masuk akal ketika Anda mengambil beberapa tindakan pencegahan, seperti memakai cairan pengencer ketika membersihkan darah yang tumpah. 

5. Hanya menyerang hati

Walaupun kebanyakan virus hepatitis C menyerang hati, bukan berarti organ lainnya aman dari serangan. Mitos hepatitis C yang satu ini dipatahkan oleh penelitian dari World Journal of Gastroenterology. 

Penelitian tersebut menunjukkan bahwa HCV juga memengaruhi organ, jaringan, dan sistem lainnya. Sebagai contoh, beberapa pasien hepatitis C dapat mengembangkan penyakit rematik atau masalah otot dan persendian lainnya. Hal ini juga dapat terjadi jauh sebelum pasien mengetahui bahwa mereka terinfeksi virus. 

Sementara itu, penderita hepatitis C kronis juga dapat mengembangkan risiko diabetes, rasa lelah yang berlebihan, hingga masalah kulit. Oleh karena itu, perlu diingat bahwa hepatitis C tidak hanya menyerang hati, melainkan berisiko memengaruhi fungsi organ lainnya. 

Hepatitis merupakan penyakit serius, tetapi Anda tidak perlu khawatir karena sudah ada cara untuk mengobati penyakit ini. Bahkan, uji klinis menunjukkan bahwa pada kebanyakan kasus yang menyerang hati, organ akan memperbaiki dirinya sendiri setelah virus hilang.

Itulah tadi informasi mengenai Kenali Mitos Seputar Hepatitis C yang Perlu Diketahui Kebenarannya oleh - tipssehatkonidin.online dan sekianlah artikel dari kami tipssehatkonidin.online, sampai jumpa di postingan berikutnya. selamat membaca.

Post a Comment

0 Comments